Market Pulsa
Home » Blog » GTA 6 Bukan Akhir: Rockstar Janji Game Berikutnya Enggak Bakal Bikin Nunggu 10 Tahun Lagi!

GTA 6 Bukan Akhir: Rockstar Janji Game Berikutnya Enggak Bakal Bikin Nunggu 10 Tahun Lagi!

Novia Sundari
15 Oktober 2026
2 menit baca
GTA 6 Bukan Akhir: Rockstar Janji Game Berikutnya Enggak Bakal Bikin Nunggu 10 Tahun Lagi!

Buat kamu generasi yang tumbuh bersama Grand Theft Auto: San Andreas atau GTA IV, jarak rilis antar-game dulu terasa wajar.

Tapi belakangan ini, menunggu rilis game baru dari Rockstar Games rasanya mirip menunggu momen langka yang cuma terjadi beberapa kali seumur hidup.

Bayangkan saja, GTA V pertama kali meluncur pada tahun 2013 dimana sebagian dari kita mungkin masih di bangku kuliah atau baru merintis karier.

Jeda menuju rilis GTA VI memakan waktu hingga belasan tahun. Memang sempat ada Red Dead Redemption 2 di 2018, tapi tetap saja, ritme pengembangan dari Rockstar Games terasa makin lama.

Kabar baiknya, masa-masa penantian ekstra panjang ini sepertinya tidak akan terulang lagi di masa depan.

Fondasi Baru yang Lebih Matang

Dalam laporan terbaru yang dikutip dari Bloomberg, jajaran petinggi Rockstar seperti Phil Hooker dan Aaron Garbut menjelaskan alasan di balik lamanya proses pengerjaan GTA VI.

Mereka tidak sekadar membuat game baru, melainkan merombak total teknologi, engine, dan alat kerja dari nol.

“Mesin, alat kerja, dan tim yang kami bangun selama proyek ini bakal bikin kita bekerja lebih cepat ke depannya,” kata Hooker.

Sederhananya, mengerjakan GTA VI ibarat membangun fondasi rumah baru yang megah dari awal.

Menganalogikan proses tersebut, Aaron Garbut menegaskan bahwa setelah fondasi dan teknologi canggih ini selesai, Rockstar tidak akan merombaknya lagi.

Fondasi inilah yang bakal dipakai untuk proyek-proyek mereka selanjutnya, baik itu konten tambahan, sekuel dari waralaba lain, atau judul baru.

Skala Tim yang Makin Masif

Faktor lain yang membuat Rockstar optimistis adalah kapasitas tim internal mereka. Saat merampungkan Red Dead Redemption 2, Rockstar mengerahkan sekitar 2.400 pekerja.

Kini, jumlah tenaga kerja mereka melonjak hampir dua kali lipat menjadi lebih dari 4.700 karyawan yang tersebar di 12 cabang di seluruh dunia.

Dengan kombinasi infrastruktur teknologi yang sudah siap serta jumlah tim yang jauh lebih besar, eksekusi proyek di masa depan diprediksi bisa berjalan jauh lebih efisien.

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

HomeDaftarDepositTransaksiHarga